10 Kuliner di Surabaya yang wajib kamu coba

Apa yang ada di benak kamu kalau  mendengar kata Surabaya ? Pasti ada yang jawab Kota Pahlawan, Tugu Pahlawan, Kota terbesar kedua, panas hehehe. Semuanya betul, tapi kalo saya pasti langsung ingatnya makanan hahaha. Ya, di Surabaya banyak makanan enak lho, baik makanan tradisionalnya maupun makanan kekiniannya.

Nah kali ini saya coba ulas satu persatu beberapa kuliner di Surabaya yang menurut saya cukup famous ya.

Sate Klopo Bu Asih Ondomohen

Meski namanya sate kelapa bukan berarti satenya terbuat dari kelapa ya, tetapi sate daging sapi yang di bakar dengan baluran kelapa parut dan diberi bumbu kacang. Satenye empuk dan ada sepotong gajih atau lemak yang sangat harum dan gurih di setiap tusuknya.

Sate kelapa ini sudah turun temurun, kalau tidak salah sudah mulai dari ibunya bu Asih pemilih sate kelapa saat ini. Kalau kamu datang lihat saja di dinding banyak sekali dokumentasi perjalanan sate kelapa ini, ada yang masuk surat kabar hingga foto dengan para artis dan pejabat.



Soto Ayam Ambengan Pak Sadi 

Soto ayam ini juga sudah berusia puluhan tahun dan hingga kini masih tetap ramai. Soto ayam berkuah kuning dengan taburan koya diatasnya. Kalo kamu makan, cobalah rasakan kuahnya yang sangat gurih beda dengan soto ayam lainnya.


Lontong Balap Pak Gendut 

Lontong balap ini adalah juga salah satu kuliner traditional khas Surabaya. Jaman dulu penjual lontong balap selalu memikul dagangannya berjalan keliling kampong. Nah karena pikulannya terbuat dari bambu dan berayun maju mundur maka dianggap selalu balapan dengan si penjualnya.

Lontong balap ini terdiri dari potongan lontong, tahu, taoge dan lentho goreng yang kemudian disiram dengan kuah dan ditaburi bawang goreng.


Rawon Setan Embong Malang

Rawon juga salah satu kuliner tradisional Surabaya. Ada beberapa warung rawon yang cukup famous, salah satunya Rawon Setan ini. Terletak persis di seberang hotel JW Marriot, Rawon Setan ini sangat mudah di temukan. Dinamakan Rawon Setan karena konon dulunya hanya buka tengah malam hingga pagi saja dengan pembeli orang-orang yang pulang dari diskotik. Tetapi saat ini Rawon Setan sudah buka mulai siang.

Rawon adalah sup daging sapi berwarna hitam karena bercampur dengan keluwek. Cobalah kamu makan Rawon kalau ke Surabaya dijamin ketagihan.


Semanggi Suroboyo

Panganan ini sudah cukup langka, karena Semanggi sekarang sudah jarang bisa ditemui secara liar. Semanggi ini adalah tanaman liar yang hidupnya di rawa-rawa. Untung sekarang sudah ada budidaya semanggi, sehingga panganan ini masih bisa eksis hingga sekarang.

Semanggi disajikan dengan taoge dan diberi bumbu petis dan olahan ubi, kacang dan gula jawa. Ditambah kerupuk puli sebagai pelengkap dan biasanya digunakan sebagai sendok saat makan semanggi.

Salah satu tempat penjual semanggi yaitu di jalan Dempo dan Bilka Supermarket.


Kupang Lontong

Ada yang tau apa itu Kupang? Hehehe. Kupang adalah sejenis hewan laut kecil yang hidupnya di pesisir pantai. Mirip dengan kerang tetapi kecil sekali.

Kupang yang sudah di olah disajikan dengan lontong dan di siram dengan kuah panas dan diberi petis, bawang putih dan bawang goreng.

Kalo kamu pengen mencicipi gurihnya Kupang Lontong bisa datang ke daerah Kenjeran, disana banyak berjajar penjual Kupang Lontong. Biasanya sebagai pasangan dari Kupang Lontong minumannya adalah es kelapa muda.

Nah ini beberapa kuliner wajib yang bisa kamu cicipi saat berkunjung ke kota Surabaya. Sebenarnya selain kuliner yang sudah disebutkan diatas masih banyak koleksi kuliner di kota Surabaya ini, cuma nantinya kalo saya tulis semua bisa bisa seminggu kamu baru selesai makannya hehehe…..


Bebek Goreng

Surabaya ini gudangnya bebek goreng. Banyak bebek goreng enak betebaran di kota Surabaya ini. Beberapa diantaranya yang saya ketahui yaitu bebek cak Yudi, bebek karang empat, bebek Sinjay, bebek Harissa.

Nah tergantung selera sih mau yang mana atau mau coba semuanya?


Tahu Campur

Entah kenapa kok kuliner di Surabaya ini selalu ngga jauh jauh dari yang namanya tahu dan petis. Tahu campur ini terdiri dari irisan selada, taoge, tahu, mi kuning, perkedel singkong/jemblem, kerupuk dan daging tetelan atau otot dan tulang muda yang disiram dengan kuah daging yang panas. Disajikan dengan tambahan petis yang dicampur di kuahnya.

Untuk tahu campur ini yang cukup terkenal ada beberapa salah satunya berada di jalan kalasan dan di Gedung Juang 45 jalan Mayjend Sungkono. Tahu campur ini adalah panganan malam hari sehingga kalau kamu cari tahu campur tradisional siang hari tidak bakal ketemu.


Tahu Tek dan Tahu Telor

Nah lagi-lagi tahu kan hehehe. Tahu tek beda dengan tahu campur yah. Tahu tek ini berisikan tahu goreng, lontong dan beberapa potong kentang goreng yang di sajikan dengan kerupuk dan disiram dengan olahan petis, kecap, kacang dan bawang putih.

Kenapa di sebut tahu tek karena saat pembuatannya bahan-bahan yang ada itu tidak dipotong dengan pisau tetapi di gunting menggunakan gunting besar yang berbunyi tek-tek-tek sat dimainkan oleh penjualnya. Tahu tek yang cukup famous adalah Tahu Tek Haji Ali yang ada di jalan Dinoyo depan roti Suzana.

Biasanya selain tahu tek penjual juga menyediakan tahu telur. Bedanya tahu telur adalah tahunya dipotong-potong dan di masukkan kedalam telur untuk kemudian baru digoreng bersama.


Rujak Cingur

Nah panganan yang satu ini wajib hukumnya kalo ke Surabaya. Ngga afdol rasanya kalo ke Surabaya ngga makan Rujak Cingur.

Rujak Cingur ini berisikan beberapa macam sayuran seperti taoge, kangkung, timun, nanas, pencit (mangga muda), tahu, tempe, bengkoang dan lontong yang di beri bumbu petis, kacang dan parutan pisang klutuk yang ditambah dengan irisan cingur. Cingur adalah bagian dari hidung sapi, sehingga rasanya adalah kenyil-kenyil empuk.

Beberapa tempat Rujak Cingur yang cukup terkenal di Surabaya adalah Rujak Cingur Delta Embong Kemiri, Rujak Cingur Ahmad Jais, Rujak Cingur Genteng durasim.


Sekarang kamu sudah tau kan kira-kira mau berburu kuliner apa di Surabaya?

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here