Jangan Lakukan Ini Saat Belanja di Supermarket

Untuk sebagian orang, belanja di supermarket selain memang kebutuhan, juga sarana rekreasi. Rasa berdaya saat berbelanja kebutuhan, melihat barang-barang yang dipajang secara rapi dan berwarni-warni, sangat menenangkan.

Namun, ada saja beberapa ulah pengunjung yang tidak menyenangkan. Seperti menyela antrian, tiba-tiba mengambil barang yang sedang dipertimbangkan untuk diambil, dan sebagainya. Apalagi jika kondisi supermarket super ramai. Bukannya menenangkan, malah membuat emosi.

Tahukah Anda bahwa berbelanja di supermarket juga ada etikanya. Meski tidak tertulis, tetapi jika ingin mewujudkan suasana belanja yang menyenangkan semua pihak, patutlah kita lakukan. Coba cek, apakah Anda (dan Saya) pernah melakukan hal-hal yang menyebalkan ini?

  • Meninggalkan troli di tempat parkir

Ini sering terjadi di saat jam-jam sibuk. Puluhan troli mendadak hilang di tempatnya. Padahal meninggalkan troli di tempat parkir tidak hanya merepotkan staf supermarket yang mengumpulkan, tetapi juga pengunjung selanjutnya yang membutuhkan troli.

Lakukan ini: Kembalikan troli ke tempatnya. Toh, tidak butuh waktu banyak.

  • Meninggalkan troli saat antri di kasir, kemudian mengambil barang yang lupa dibeli

Terus terang, saya pernah menjadi pelaku dan korban. Sedang mengantri kasir, tiba-tiba antrian terhenti. Ternyata sedang menunggu teman atau pasangan yang mengambil barang yang terlupa. Sejak mengetahui tidak enaknya menjadi korban terhentinya antrian, saya berjanji tidak akan melakukan hal yang sama lagi.

Lakukan ini: Buat daftar belanjaan untuk meminimalisir terlupanya barang tertentu. Jika memang masih ada saja yang terlupa, keluar dari antrian kasir, ambil barangnya, antri lagi dari awal. Terasa merepotkan, tetapi setidaknya hanya merepotkan diri sendiri, bukan orang lain.

  • Memotong antrian

Beranikan diri untuk menegur orang yang menyela antrian. Minta kasir untuk tidak melayaninya. Terkadang ada yang menyela antrian karena barang belanjanya lebih sedikit dibanding orang di depannya yang belanjanya sekeranjang penuh. Mungkin dia setuju didahului, tetapi antrian belakangnya mungkin tidak.

Lakukan ini: Biasakan untuk mengantri dimana saja. Ingat, waktu orang lain juga sama berharganya seperti Anda. Normalisasi orang yang berani menegur penyela antrian. Jangan malah membela penyerobot atau malah pura-pura tidak tahu.  

  • Troli menghalangi lorong

Jangan meletakkan atau meninggalkan troli di tengah-tengah lorong. Apalagi kalau posisi lorang sempit dan sedang ramai. Kendalikan troli sebaik-baiknya, sehingga tidak terjadi kemacetan.   

Lakukan ini: Bawalah troli kemana saja Anda berbelanja. Jangan meninggalkan troli begitu saja, apalagi sampai menghalangi jalan.

  • Berdiri terlalu dekat dengan orang lain

Tidak ada yang suka jika orang lain berdiri terlalu dekat, apapun alasannya. Jaga jarak Anda karena menghormati ruang orang lain adalah hal paling dasar saat berada di ruang publik.

Lakukan ini: Jaga jarak saat mengantri atau berbelanja. Saat mendekati meja kasir, tunggu hingga antrian terdepan selesai membayar. Baru letakkan barang belanjaan Anda untuk dihitung.

  • Mengakali aturan jalur ekspres

Jika aturan maksimal untuk jalur ekspres adalah 10 barang, maka jika membawa lebih, jangan ambil jalur ekspres. Jika membawa 6 bungkus coklat, artinya Anda sudah membawa 6 barang, bukan 1 meski jenisnya sama. Jangan mengakali, kemudian pura-pura polos terhadap aturan yang sudah tertulis.

Lakukan ini: patuhi saja aturan yang ada!

  • Membiarkan kelakuan anak yang mengganggu

Supermarket tempat yang baik untuk anak belajar berbelanja atau sekadar mengenal nama benda. Namun, tidak berarti mereka bebas melakukan apa saja. Misalnya berlarian di lorong, membuka segel makanan atau minuman, mengambil belanjaan dari troli orang lain, dan sebagainya. Mereka tetap harus mengikuti aturan meski anak-anak.

Lakukan ini: Kondisikan anak sejak di rumah. Jelaskan Anda akan melakukan apa, situasi dan kondisi yang mungkin akan ditemui di supermarket. Boleh juga bermain peran belanja di supermarket saat di rumah. Jelaskan apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan. Koreksi segera kesalahan mereka di tempat dan bersiap pulang jika kondisi anak-anak tidak terkontrol.

  • Tidak mengembalikan barang yang tidak jadi dibeli

Ada kalanya kita batal membeli sesuatu padahal sudah diletakkan di dalam troli. Apakah barangnya ditaruh begitu saja di sembarang rak? Seharusnya tidak. Ada beberapa barang yang membutuhkan penyimpanan khusus seperti susu dan turunannya, frozen food, dan sejenisnya. Jika tidak dikembalikan ke tempatnya, barang itu akan rusak. Meski bukan barang yang harus diletakkan di pendingin, tidak mengembalikan ke rak yang tepat akan merepotkan staf supermarket.

Lakukan ini: Kembalikan barang yang tidak jadi dibeli ke tempatnya. Jika memang tidak sempat, serahkan kepada staf yang ada sambil meminta maaf dan berterima kasih karena sudah membantu.

  • Mengonsumsi barang yang belum dibayar

Ini sepertinya area abu-abu. Anda memakan kacang atau minum air kemasan saat merasa haus, ketika berkeliling untuk berbelanja. Anda memang akan membayarnya ketika sampai di kasir. Namun, menurut Elaine Swann, ahli etika dan pendiri sekolah etika Swann School of Protocol, hal itu termasuk pencurian karena mengonsumsi barang yang belum dibayar. Termasuk mengudap anggur atau stroberi sebelum ditimbang.

Lakukan ini: Jangan mengambil makanan yang bukan untuk sampel. Jika ingin minum atau makan sambil belanja, bayar dulu di jalur ekspres apa yang akan dikonsumsi. Simpan struk pembayarannya dan Anda bebas memakannya sambil belanja.

  • Meraih barang di depan wajah orang lain yang sedang melihat-lihat rak

Seseorang sedang mencari sambal di banyak deretan saus. Anda sudah tahu saus mana yang akan dibeli. Meski tangan sudah gatal ingin meraih benda yang tepat di depan wajah orang tersebut, sebaiknya tahan diri. Jika Anda lakukan, dia akan kaget dan Anda sudah melanggar ruang orang lain.

Lakukan ini: Katakan ‘permisi, saya akan mengambil barang ini’. Biasanya dia akan mundur dan memberi ruang untuk Anda. Hal yang sederhana, tetapi menunjukkan kesopanan.

  • Bertelepon saat di kasir atau menggunakan pelantang

Menggunakan telepon di area publik terkadang mengganggu orang lain. Apalagi jika menggunakan pelantang. Saat mendekati kasir, simpan telepon Anda. Jangan menelepon saat kasir sedang menghitung belanjaan. Selain tidak sopan, hal ini juga untuk memastikan apa yang Anda bayar sudah sesuai dengan yang dimasukkan ke dalam kantong belanjaan.

Lakukan ini: Carilah tempat yang sepi jika ingin menelepon. Beri perhatian penuh saat Anda di depan kasir. Hormatilah orang lain seperti Anda ingin dihormati.  

Sumber: https://www.rd.com/list/rudest-things-people-do-grocery-store/

Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here