9 Macam scam di Thailand yang wajib kamu ketahui

Pernah dengar yang namanya scam atau penipuan di tempat wisata? Hal ini yang membuat banyak orang untuk tidak berani jalan sendiri dan akhirnya ikut tour. Tetapi apakah ikut tour menjamin bahwa kamu tidak bakal tertipu? Tidak juga, karena ada beberapa negara yang justru membawa peserta tournya ke toko-toko yang mempunyai potesi scam.

Salah satu negara yang sering di kunjungi oleh orang Indonesia yaitu Thailand. Saya berusaha mengumpulkan beberapa modus penipuan yang biasanya dialami oleh wisatawan di Bangkok.

Orang asing pura-pura bertanya

Saat kamu menunggu teman atau keluarga berbelanja ada kemungkinan ada orang asing yang mengajak bicara atau pura-pura bertanya. Sebaiknya hindari saja karena kita tidak tahu apa tujuan mereka, lebih baik kamu pura-pura tidak paham dan segera meninggalkan orang itu.

Kamu pasti pernah mendengar nasehat “Jangan berbicara dengan orang asing” kan?

Grand Palace tutup.

Grand Palace adalah salah satu lokasi yang wajib di kunjungi wisatawan saat di Bangkok. Lokasi ini sangat besar dan kadang membuat turis kebingungan dengan lokasi pintu masuknya. Hal inilah yang di manfaatkan oleh penipu dengan mengatakan bahwa Grand palace tutup, bukanya masih beberapa jam lagi dan kamu diajak untuk jalan jalan dulu berbelanja di toko-toko mereka. Padahal Grand Palace tidak pernah tutup.

Foto dengan lady boy

Di Bangkok atau Phuket ada beberapa ladyboy show yang dapat kamu tonton. Saat show selesai biasanya penonton dapat berfoto dengan para lady boy tersebut dengan memberikan sejumlah imbalan. Tetapi biasanya saat kamu hendak berfoto dengan satu orang maka ada satu orang lady boy lagi yang akan berada di sisi kamu sehingga mau tidak mau kamu harus memberikan dua tip kepada dua orang.

Taxi Meter

Sebelum naik taxi pastikan bahwa pengemudi mau menjalankan argo meternya saat berangkat, karena bisa jadi nanti saat kamu naik pengemudi akan beralasan bahwa meter rusak dan kamu akan diminta membayar harga mahal.

Sewa Motor

Saat kamu berniat menyewa motor, pastikan kondisi motor dalam keadaan baik. Sebaiknya foto atau videolah motor dihadapan pemilik sehingga saat mengembalikan, saat ada kerusakan cat kamu mempunyai bukti bahwa kerusakan itu sudah ada saat sebelum kamu sewa.

Money Changer

Saat menukarkan mata uang sebaiknya berhati atau catat nomer seri uang yang akan kamu tukar, karena bisa jadi penjual akan menukar uang kamu dan bilang kalau yang diberikan adalah uang dengan nilai lebih kecil.

Taxi Boat

Saat berada di dermaga Saphan Thaksin untuk menuju ke dermaga Tha Tien (Tha Tien Pier) harusnya ada public boat yang cukup murah tetapi bila kita tidak tau maka didepan pintu ada meja dengan tulisan Tourist Information yang menjual private boat dengan harga hingga 4x lipat.

Penjual jagung untuk burung

Ada sebuah lapangan didekat Grand Palace yang sangat terkenal, yaitu sanam luang, disana kalian bisa melihat burung merpati yang begitu banyak. Agar merpati mau mendekat biasanya harus diberi makan dan penipu akan memberikan kita sekantung kecil jagung untuk di sebar. Jangan pernah menerima jagung tersebut karena nantinya kamu akan diminta membayar jagung tersebut dengan harga yang sangat mahal walaupun awalnya dibilang gratis.

Patpong Show

Hindari menonton Sex Show, biasanya di Patpong betebaran live sex show. Saat kamu berjalan akan ditawari dengan berbagai janji manis seperti gratis dengan hanya membeli beer dan lain-lain. Tetapi bisa jadi didalam kamu akan dilibatkan dalam show seperti meminjam barang atau banyak sekali kemungkinan yang ada dan kamu harus menebusnya dengan ribuan bath saat keluar.

Nah itu beberapa macam penipuan yang biasa terjadi di Thailand. Sebenarnya kamu tidak perlu takut karena scam atau penipuan ini banyak terjadi di mana pun. Bahkan di Indonesia pun di beberapa tempat ada penipuan semacam ini. Cukuplah waspada dan paham.


Share via :
Only member can wowing to this article. Register now here